YOSL-OIC Peringati Hari Orangutan Internasional

Browse By

Penulis & Foto M. Sahbainy Nasution

Yayasan Orangutan Sumatera Lestari-Orangutan Informasi Centre (YOSL-OIC) memperingati Hari Orangutan Internasional dengan cara mengadakan perlombaan dan launching buku Tersesat di Kebun berlangsung di Taman Ahmad Yani, Jalan Imam Bonjol Medan (20/8). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan anak usia dini agar peka kepada orangutan yang harus dilindungi.

“Acara ini merupakan tahunan, ya membangun kesadaran masyarakat Kota Medan untukmemperkenalkan orangutan termasuk anak-anak. Karena bagi kami, sangat penting menanamkan rasa memiliki dan kepedulian kepada satwa endemik Sumatera ini,” terang Founding Director YOSL-OIC, Panut Hadisiswoyo.

Dia mengatakan, lomba menggambar dan mewarnai yang diikuti oleh tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), serta memperkenalkan buku cerita ini merupakan salah satu cara berbagi yang efektif untuk berkomunikasi dengan anak-anak tentang Orangutan.

“Program ini merupakan salah satu komponen pendidikan, namun kami juga banyak program seperti rescue, tersesat, sosialisasi Orangutan dan lainnya kepada masyarakat di daerah-daerah,” ujarnya.

Sebagai informasi, dari dua spesies Orangutan yang ada di Indonesia, Orangutan Sumatera (Pongo Abelii) merupakan spesies yang paling terancam punah. Dalam waktu 100 tahun, jumlah individu Orangutan Sumatera berkurang sebanyak 86 persen.

Dari hasil penelitian yang dilakukan beberapa lembaga yang bekerja untuk konservasi Orangutan di Indonesia, tercatat populasi orangutan ada sekitar 14.613 individu pada tahun 2015.

“Orangutan ini tersebar di daerah Pegunungan Leuser, Aceh, Batang Toru. Untuk itu, dengan adanya acara ini, merupakan aksi nyata dari menyelamatkan lingkungan dari kepunahan Orangutan,” tambahya.