Tren Detox Jus Arang, Untuk Kesehatan Tapi Tidak Menyehatkan

Browse By

Foto : Berbagai sumber

Tren detox mungkin telah fenomenal di lingkungan masyarakat, namun kini ada yang terbaru di dunia kesehatan yakni tren detox jus arang.

Detox, mungkin istilah ini sudah terdengar tak asing lagi di telinga kita. Detox sendiri sudah popular di dunia kesehatan dan kecantikan. Banyak masyarakat yang telah sadar untuk menjaga kesehatan tubuh, salah satunya adalh dengan cara melakukan detosifikasi. Detox sendiri berfungsi untuk menetralkan racun-racun yang ada di dalam tubuh. Kebanyakan masyarakat pada umumnya menilai detox adalah bagian dari proses diet. Padahal yang sebenarnya bukan seperti itu, namun memang detox ini sering disangkut-pautkan dengan diet.

Berbeda dengan detox sayur dan detox buah yang sering kita dengar, kali ini dunia kesehatan mulai dibumingkan dengan jus detox arang. Detox ini dibuat dengan mengkombinasikan buah-buahan atau sayur-sayuran beserta zat arang aktif.

Arang mungkin terdengar kotor, namun tren baru mengklaim bahwa arang merupakan zat pembersih yang efektif untuk tubuh baik dalam maupun luar. Bahkan beberapa perusahaan jus telah menggunakan arang sebagai bahan utama pembuatannya.

Arang aktif sendiri, telah popular dikalangan masyarakat, biasanya digunakan untuk masker wajah dan pembersih kulit selama beberapa tahun terakhir. Menilik dari fungsi zat arang sebagai pembersih racun yang ada di dalam tubuh, perusahaan jus tertarik untuk mengkombinasikan zat ini dengan buah-buahan atau sayuran yang dikemas menjadi jus yang siap untuk dikonsumsi.

Inovasi terbaru dari jus sari buah atau sayuran yang dikombinasikan dengan zat arang aktif ini sebenarnya telah diproduksi sejak pertengahan 2017 lalu, namun akhir-akhir ini masyarakat mulai membumingkan kembali tren jus detox arang ini.

zat arang aktif ini sebenarnya sudah sering digunakan di dunia kesehatan untuk menolong pasien yang mengalami overdosis narkoba, atau untuk membuang racun di dalam tubuh dalam jumlah yang besar dan dalam waktu yang singkat,  biasanya zat ini berbentuk tablet atau serbuk. “Biasanya zat arang ini selalu digunakan untuk keadaan emergency, untuk keadaan darurat,” ujar dr. Fitriyani Nasution M.Gizi,Sp.GK selaku dokter spesialis gizi klinik.

Sebenarnya, jika zat arang aktif ini dikonsumsi dengan dosis yang tepat, zat ini mampu untuk menetralkan atau menyerap racun-racun yang ada di dalam tubuh manusia. karena itu sudah banyak beredar jus zat arang aktif di pasaran. “Di artikel sudah banyak tulisan tentang zat arang aktif ini, dan sudah beredar di pasaran,” tambahnya.

Mengkonsumsi zat arang juga tidak bisa sembarangan, ada takaran dosis yang harus dipatuhi. “Biasanya hanya diperbolehkan untuk mengkonsumsi satu gram per kilogram dalam sehari,” lanjutnya.

Dokter Fitri menegaskan, zat arang aktif memang baik digunakan untuk keadaan darurat, namun apabila mengkombinasikannya dengan jus buah atau sayuran sebenarnya sangat disayangkan. “Sekarang yang beredar di pasaran itu jus buah dicampur dengan zat arang aktif, sangat disayangkan sekali, karena zat arang aktif itu menyerap semua zat yang ada di dalam tubuh kita, jadi tidak hanya racun saja yang akan diserap, gizi yang ada di dalam jus buah atau sayur itu juga akan ikut diserap,” jelasnya.

Memiliki dampak negatif

Selain dampak positif, zat arang aktif ini ternyata memiliki dampak negatif bagi kesehatan tubuh. Karena itu, selain digunakan untuk overdosis obat-obatan seperti narkoba atau ingin mengeluarkan zat racun dalam jumlah yang besar dari tubuh, sebenarnya minuman detox arang ini tidak disarankan bagi kesehatan.

Bahkan zat arang aktif ini tidak disarankan untuk dikonsumsi apabila sedang mengkonsumsi obat-obatan. Karena dikhawatirkan obata-obatan yang dikonsumsi tidak akan dapat berfungsi untuk pengobatan karena diserap oleh zat arang aktif tersebut.

Selain itu, jika ingin mengkonsumsinya dianjurkan untuk meminumnya dua jam sebelum makan atau dua jam setelah makan. “Kalau kita konsumsi setelah makan gizi yang masuk ke dalam tubuh lewat makanan yang kita makan akan diserap langsung oleh zat arang aktif ini, jadi enggak ada vitamin atau gizi yang tersisa untuk tubuh kita,” ujarnya.

Sebenarnya zat arang aktif ini tidak dapat dicerna oleh organ yang ada di dalam tubuh kita. Karena itu sebaiknya tidak mengkonsumsinya secara berkala. Sebaiknya zat ini hanya dikonsumsi untuk keadaan darurat saja, karena dikhawatirkan akan merusak fungsi pencernaan dan gastrointenal.

Banyak keluhan yang akan dirasakan saat mengkonsumsi zat arang aktif ini. “biasanya keluhannya itu seperti lidah menjadi hitam, menimbulkan kehitaman disekitar anus, meimbulkan rasa sakit pada perut sampai terjadi pembengkakan, dan efek samping lain seperti diare, kembung, pusing, muntah-muntah atau sampai konstipasi,” paparnya.

Efek samping di atas akan menghilang ketika tubuh sudah menyesuaikan terhadap zat ini. Karena itu disarankan untuk menghindari mengkonsumsi zat ini. Selain itu, arang aktif sebenarnya dapat menyebabkan dehidrasi, karena itu disarankan untuk lebih banyak mengkonsusmsi air putih setelah minum jus detox arang ini.

Sebagai dr gizi, fitriyani menyarankan untuk tidak mengkonsumsi zat arang aktif ini. Menurutnya masih banyak jus buah atau sayuran yang dinilai menyehatkan bagi tubuh. “Kalau saya pribadi tidak menyerankan untuk mengkonsumsi jus detox arang ini, karena sebenarnya nilai gizi yang terkandung dalam sayur atau buahan yang dicampur zat arang aktif ini akan terkikis habis oleh zat arang itu sendiri, jadi sebaiknya tidak perlu dikonsumsi,” sarannya.

Related Post