Ragam Tarian Budaya Pada Pentas Multikultur Aceh-Sumut

Browse By

Pentas Multikultur Aceh-Sumut melibatkan 15 Sanggar dari berbagai kabupaten/ kota dari Provinsi NAD maupun Sumut. Diantaranya Simeuleu, Tamiang, Tanjung Pura, Humbahas, Kabupaten Karo, Kab. Asahan, Tebing Tinggi, Simalungun, Tobasa, dan lainnya.

Dibuka dengan Tarian Persembahan Tepak Sirih Melayu yang ditandai dengan pemberian sirih kepada tamu sebagai simbol menghormati tamu, teriak dan tepuk tangan penonton ikut memenuhi ruangan.

Tarian Ikan kekek oleh Sanggar Permata dari Tanjung Pura, Langkat, pun turut dipentaskan. Tari Budaya yang mengisahkan suka duka nelayan ketika menjala ikan. Kadang hasil melimpah, kadang tak menuai hasil, namun harus tetap disyukuri sebagai pemberian yang Maha Kuasa.

Ada belasan tarian ditampilkan diantaranya Tarian Tepak Sirih Melayu, Tarian Ikan Kekek, Tor-Tor Sipitu Cawan, Tari Gulang, Tari Likok Pulo dari Aceh, dan banyak lagi. Provinsi NAD yang memiliki 12 etnis serta Sumut dengan 14 etnis memang memiliki berbagai tarian sebagai bagian dari budaya yang perlu dilestarikan.