Puluhan Warga Medan Minta Pembongkaran Menara Telekomunikasi

Browse By

Puluhan warga yang tergabung di dalam Aliansi Warga Kota Medan melakukan unjuk rasa di depan kantor walikota dan DPRD Kota Medan, Selasa, 10 Januari 2017. Mereka menolak pembangunan menara telekomunikasi atau penguat sinyal yang sedang dalam proses pembangunan.

Menara telekomunikasi yang dituntut antara lain menara Jl. Tuasan dan Jl. Taduan Kecamatan Medan Tembung, Jl. Alfalah Kecamatan Medan Amplas, Jl. Tali Air Kecamatan Medan Tuntungan, dan Jl. Bunga Teratai Kecamatan Medan Selayang.

Penolakan ini didasarkan keresahan warga akibat efek samping dan kerugian terhadap masyarakat sekitar menara. Selain itu Hilda, koordinator unjuk rasa yang tinggal tidak jauh dari pembangunan menara tersebut mengatakan warga juga keberatan karena khawatir keberadaan menara akan mengganggu tumbuh kembang anak-anak yang tinggal di lokasi tersebut. ”Radiasinya berbahaya, tower tersebut juga berdampak banyak bagi warga dan kerusakan barang elektornik warga,” ungkapnya.

Hilda juga mengatakan bahwa, efek samping dari pembangunan menara telekomunikasi ini sudah diberitahukan oleh pihak yang bersangkutan namun tidak semua efek samping tersebut diberitahukan sehingga masyarakat merasa dibohongi. Proses pembangunan menara telekomunikasi di beberapa titik telah berjalan 50%. Jika pembongkaran tower tidak dipenuhi, warga meminta solusi yang terbaik dari pihak-pihak yang bersangkutan. (Edward)