Nova Zein, Socialpreneur For Marginal Woman

Browse By

Teks: Mutia Aisa Rahmi | Foto: Parada Muqtadir Siregar

Empat tahun lebih ia telah bergelut di bidang sosial, kini yayasan yang ditanganinya semakin berkembang dan ia juga berharap dengan perkembangan ini akan semakin banyak kebaikan yang tersebarkan.

Kover Magazine mengangkat sosok perempuan ini sebagai nominasi pertama Medan Most Inspiring Award (MMIA) 2017, seorang pengusaha, berjiwa sosial, inspirator, dialah Ade Nova Zein.

Pemberdayaan wanita yang dilakukan Nova sejak tahun 2012 kini telah menyentuh hampir di seluruh bagian Sumatera, yakni Sumut, Aceh, Sumbar dan Sumsel. “Dan sekarang kita sedang penjajakan ke daerah Lampung dan Bangka Belitung,” jelasnya .

Yayasan sosial Sumatera Woman Foundation (SWF) yang didirikan oleh Nova Zein, kini telah membina lebih dari 5000 anggota yang tersebar hampir di seluruh Sumatera. Anggotanya yang terdiri dari perempuan marginal kini telah mampu menghasilkan produk-produk yang bisa dipasarkan di kancah Internasional diantaranya negara di Eropa, Amerika dan negara Asia lainnya dengan harapan nantinya semakin banyak produk yang terjual dan pasar penjualan pun semakin luas.

SWF melakukan pemasaran produk di bawah sebuah brand marketing bernama inangindonesia.com yang dikemas menarik dengan sistem pamasaran yang lebih canggih dan simple agar pengerajin dapat lebih fokus pada kegiatan produksi dan kualitas produk yang dihasilkan menjadi semakin baik.

Nova merasa tak mengalami banyak rintangan dalam menjalankan yayasannya ini, karena menurutnya hambatan itu adalah bagian proses yang justru harus dihadapi dan dilewati. Semakin tinggi target yang ingin diraih, maka tantangannya juga akan semakin banyak. Jika mereka mampu melewatinya, tentu target yang dipasangnya juga akan tergapai, hal itu adalah sesuatu yang sepadan dengan usaha yang dilakukan.

Niat yang Baik akan Menghasilkan Sesuatu yang baik Juga

Menjalankan yayasan dan mengembangkannya tentu bukan hal mudah, selain konsisten dan manajerial yang bagus, kunci utama yang membuat yayasan tersebut berjalan dengan baik, menurut Nova adalah tujuan hadirnya yayasan itu sendiri dan dampak yang ingin diberikan yayasan kepada masyarakat tempat ia hadir.

Sejak pertama membangun yayasan ini, Nova telah memusatkan niatnya untuk membantu perempuan marginal agar mereka memiliki kemampuan untuk berkreasi dan mampu menghasilkan pendapatan sendiri hingga menghadirkan lapangan pekerjaan untuk yang lainnya.

“Jika yayasan dibangun dengan niat yang baik, maka jalannya yayasan tersebut juga akan baik, dan asalkan saat menjalankannya, kita enggak lupa dengan niat baik tersebut,” ujar wanita kelahiran Aceh tersebut.

Sosok Panutan

“Papa saya, nggak ada yang lain,” ujarnya ketika ditanya tentang sosok panutan dalam menjalankan kegiatannya ini. Muhammad Zein, ayahnya, menurut nova adalah seorang yang suka menolong selama hidupnya, memang akhirnya yang membuatnya mengabdikan diri sebagai seorang socialpreneur.

Ia ingat, ketika Ayahnya memutuskan untuk merawat sekitar 30 ponakannya di rumahnya, dan membesarkan mereka hingga semuanya sukses di bidangnya masing-masing. “Dia selalu bilang, kalau berbuat baik nggak usah khawatirkan rezeki, karna itu semua sudah diatur dan akan ada jalan apa saja yang membuatnya datang pada kita,” jelasnya.

Hal itulah yang hingga kini terus ia ingat, setiap kegiatan yang ia lakukan selalu bertujuan untuk membantu banyak orang. “Karena semakin banyak orang yang kita bantu, semakin banyak juga orang yang mendoakan hal baik untuk terjadi pada kita, dan percaya aja itu akan terkabul,” tutupnya di pertemuan sore itu.

Related Post