Natali Agung Nugroho: Kreatifitas dan Service Excellence Jadi Poin Utama Hotel

Browse By

Teks: Tania Meliala | Foto: Parada Muqtadir Siregar

Hampir dua dekade menekuni profesi sebagai engineer, kini ia memberanikan diri menerima tantangan untuk menjabat sebagai seorang general manager. Berani keluar dari zona nyaman dan mendapat tantangan baru, menjadi motivasi bagi dirinya menjalani profesi sebagai General Manager Hotel Grandhika Setiabudi Medan.

Setelah tamat dari Fakultas Teknik Sipil dari ITAS, Natali bergabung dengan sebuah konstruksi PT Adi Karya pda tahun 1997. Saat itu ia langsung didaulat menjadi project manager.

Dalam bekerja, pria kelahiran 27 Desember 1973 ini memegang teguh prinsip siap ditempatkan di mana saja dan senantiasa menjaga loyalitas terhadap perusahaan. Tahun 2015 lalu ia ditugaskan PT Adhi Karya untuk mengelola hotel di bawah naungan PT Adhi Karya. “Awalnya saya kaget, engineer harus mengelola hotel. Namun bagi saya itu adalah tantangan yang harus bisa saya hadapi,” ujar pria yang memiliki dua anak ini.

Pria yang juga memegang sertifikat engineer dari ASEAN ini akhirnya menjabat sebagai General Manager Hotel Grandhika Setiabudi Medan yang mulai beroperasi sejak Juli 2016 lalu. “Sebelum ditugaskan untuk memimpin hotel, saat itu saya dan keenam teman saya yang juga engineer disekolahkan oleh perusahaan selama delapan bulan di Sekolah Pariwisata Trisakti Jakarta. Disinilah kami belajar mengenai seluk beluk perhotelan,” ujarnya.

Ilmu manajemen yang dimiliki, diyakini Natali bisa menjadi modal kuat, untuk mengelola dengan baik manajemen Hotel Grandhika Medan. Menurutnya menjalankan sebuah hotel tak jauh berbeda dengan menjalankan sebuah proyek. Hanya saja material dan tenaga yang digunakan berbeda. Selain itu target sebuah proyek dan hotel tentu sangat jauh berbeda. “Di proyek targetnya sudah pasti misalnya satu tahun proyek tersebut memiliki target 100 Milyar dalam waktu 1 tahun. Sedagkan dalam hotel target dalam setahun bisa 30 miliar, namun belum dalam bentuk ril,” ujar pria yang memiliki hobi tenis ini.

Dalam memimpin, ia pun punya cara tersendiri. Menurutnya kreatifitas sangat dibutuhkan bagi siapa saja yang ingin terjun dalam bidang perhotelan. Selain itu, service exelence juga menjadi poin utama yang harus tetap dijaga agar menjamin kepuasan costumer. “Tentu saja service excelence harus kita berikan bagi tamu kita, ini yang saya tekankan bagi setiap karyawan,” tandasnya.