Murni Surbakti Luncurkan Album Karo

Browse By

Murni Surbakti dengan manis menyapa sekitar 150 penonton yang hadir di Balai Zeqita, Jumat malam (20/05). Setelah muncul dari belakang panggung dengan mengenakan pakaian adat Suku Karo, ia tampak santai bercerita mengenai kecintaannya pada Suku Karo melalui aksesoris yang ia kenakan malam itu.

Gelang dan anting sebelah kirinya telah berusia ratusan tahun. Kedua barang antik yang bercorak Karo ternyata merupakan hasil buruan sang suami yang merupakan warga negara keturunan Irlandia. Malam itu, mata Murni tampak berbinar saat bercerita tentang kedua barang tersebut. Ia juga memanggil anak dari pernikahan pertama suaminya, Karim, ke atas panggung. Dengan gaya berbicara yang sedikit terbata-bata, Karim tetap bercerita tentang kecintaan Murni dan sang ayah yang hobi mengumpulkan barang-barang antic khas Karo di rumah.

“Serius ini antingnya berat banget loh. Cuma sebelah karena adanya hanya satu. Usianya sekitar 150 tahun. Bagi saya, barang-barang seperti ini sangat penting untuk dirawat. Apalagi tradisi Karo, sebagai wanita berdarah Karo yang besar dan dilahirkan di Tanah Karo, saya mengimplementasikannya dalam bentuk karya seni seperti lagu,” kisah Murni yang disambut tepukan riuh penonton.

Setelahnya, Murni membawakan lagu Diding Musuh Suka. Sebagai penyanyi jazz, Murni mengaransemen ulang semua lagu Karo Pop dan Klasiknya menjadi bernuansa Jazz Tradisional bersama Ramona Purba. Mengambil judul album Ngulihi Si Tading, Murni memilih tanggal 20 Mei 2017 untuk meluncurkan album Karo perdananya di Villa Zeqita Medan. Beberapa judul lagu yang menghiasi album lagu Karo nya saat ini adalah Diding Musuh Suka, Perkantong Samping, Bintang Similep Lilep, Bayu, Angke-angke dan Jumpa La Banci.

Penyanyi yang kini tinggal dan menetap di Bali ini mengatakan bahwa pernah ada seseorang yang menyindirnya karena selalu membawakan lagu barat. Mengingat identitas asli wanita berambut ikal dan berkulit cokelat ini adalah Karo.

“Saya pernah disindir, dibilang kalau jangan hanya membawakan lagu barat saja. Sejak itu, saya tersentuh untuk membawakan lagu Karo. Niatan tersebut makin kuat saat bertemu dengan Bang Ramona Purba.” tambahnya.

Ia yang tampil malam itu dengan membawakan semua lagu dalam album barunya sukses membuat seluruh penonton bergoyang. Sesekali juga ia menyapa seluruh penonton dengan menyambangi beberapa meja yang ada malam itu. Senyum bahagia tidak pernah lepas dari raut wajahnya. Setelah usai tampil, jam menunjukkan waktu 00.00 WIB, Murni pun pamit dari atas panggung. Acara malam itu ditutup dengan apik oleh Murni dan suara khasnya dalam mengalunkan lagu bernuansa Jazz Tradisi. Ia didampingi dengan beberapa backing vocal juga perpaduan beberapa alat musik tradisional, seperti gendang Karo, dan Terompet.