Logan: Akhir Riwayat Sang X-Men

Browse By

Teks: Parada Al Muqtadir | Foto: Istimewa

Scene pun dibuka dengan suasana kehidupan yang gersang, sebuah pemukiman kumuh tempat Charles Xavier disembunyikan. Entah bagaimana kisahnya, bangsa mutan mulai punah dan sang professor X pun hidup merana.

Perjalan panjang pun dimulai saat seorang wanita yang mencari-cari Logan, guna mengantarkan seorang anak bernama Laura, usut punya usut ternyata anak itu diketahui adalah seorang mutan kloning, yang diberi label X-23.

Dengan sosok dingin dan tatapan kosong banyak yang meragukan ia (Dafne Keen) seorang mutan, namun ketika dikepung sekompi pasukan pemerintahan yang hendak menangkapnya, baru lah muncul insting membunuhnya. sedikit berbeda dari sang ayahnya, Wolverine muda ini punya cakar besi dari kakinya.

Setelah berhasil melarikan diri, misi selanjutnya adalah mengantarkan Laura kecil ke surganya para mutan, Eden. Sebab seluruh teman-teman mutanya yang berhasil kabur dari Operasi “transigen” yang dibuat pihak pemerintahan, guna mencetak mesin-mesin pembunuh.

Di tengah perjalanan, Profesor X semakin tidak bisa mengontrol kekuatan telekinetiknya, dan akhirnya mampu mengingat siapa sebenarnya Logan, akhirnya ia menemukan malam terindah dalam hidupnya, akhir hidupnya pun harus berakhir pada mutan wolverine yang baru dilahirkan. Nasib serupa pun dialami sang legenda X-men yang harus menghembuskan nafas terakhir lewat tangan mutan kloning.

Related Post