Jaringan Telekomunikasi Siap Temani Mudik di Medan

Browse By

Penulis & Fotografer M. Sahbainy Nasution

Menjelang datangnya Idul Fitri 1438 H, Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) mengadakan  acara yang bertemakan Evaluasi Kesiapan Jaringan Telekomunikasi untuk Melayani Arus Mudik dan Lebaran, bertujuan untuk memastikan kesiapan jaringan operator telekomunikasi dalam mengantisipasi potensi peningkatan serta pergerakan trafik, khususnya arus mudik, lebaran dan arus balik lebaran, bertempat di Hotel JW Marriott, Jumat (16/6).

“Acara ini merupakan kegiatan rutin dalam rangka pemaparan publik mengenai evaluasi kesiapan operator dan antisipasi yang perlu dilakukan terkait adanya potensi peningkatan dan pergerakan trafik saat arus mudik, lebaran , dan arus balik lebaran tahun 2017. Jaringan telekomunikasi harus dipastikan mampu menampung kapasitas dan melayanai mobilitas masyarakat Indonesia yang akan mudik,” jelas Muhammad Imam Nashirudddin selaku Komisioner BRTI.

Sambungnya, pengujian kesiapan jaringan telekomunikasi ini dilaksanakan sepanjang Mei 2017  serentak di 10 kota yakni Jakarta, Batam, Balikpapan, Semarang, Lampung , Surabaya, Bandung, Medan, Makasar dan Padang. “Terpilihnya pengujian kota ini dikarenakan tingkat konsentrasi arus mudik dan balik lebaran cukup pesat dibandingkan kota lainnya,” ucapnya.

Pengujian jaringan telekomunikasi seluler dilakukan terhadap empat hal yaitu, pertama uji kualitas layanan telepon seperti tingkat keberhasilan panggil, kegagalan panggilan, kualitas suara serta lama waktu sambung. Kedua, uji kualitas layanan sms dengan menggunakan parameter uji seperti keberhasilan pengiriman dan lama pengiriman sms. Ketiga, uji kualitas mobil internet diuji dengan menggunakan parameter seperti kecepatan rata-rata unduh, tingkat keberhasilan unduh dan keempat cakupan mobilitas dengan menggunakan parameter kualitas sinyal seluler di sepanjang rute jalan-jalan di kota Medan.

Imam mengatakan, pengujian ini dilakukan dengan menggunakan metode static test pada titik-titik yang diperkirakan menjadi kedatangan mudik antara lain bandara Kualanamu, stasiun kereta api, terminal Ampalas dan pelabuhan Belawan. “Selain itu, kami juga melakukan metode drive test seluruh jaringan operator untuk mengetahui kualitas layanan dan sinyal seluler di jalan-jalan utama kota Medan,“ ucapnya.

Dari hasil uji tersebut, Imam menyatakan, secara keseluruhan menunjukkan hasil yang baik sehingga kota Medan dan sekitarnya dinyatakan siap melayani arus mudik, lebaran dan arus balik tahun 2017. “Namun, kami meminta kepada seluruh operator seluler terus meningkatkan kualitas layanan dan kualitas sinyal atau cakupan mobilitas khususnya jarigan mobile internet karena sangat dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan Kementerian Kominfo, Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI), perwakilan pemerintah kota Medan, dan sejumlah operator. GM ICT Operator Region Sumbagut Telkomsel, Yogi R Bahar menyambut baik adanya acara evaluasi kesiapan jaringan telekomunikasi untuk melayani arus mudik dan balik lebaran nanti. Setiap operator nantinya akan mengetahui sejauh mana tingkat pelayanan kepada masyarakat.

“Kami di internal juga mengadakan evaluasi untuk jelang lebaran ini dalam meningkatkan layanan seperti menambah pemancar dan lainnya, agar maksimal melayani masyarakat. Dipastikan, penggunaan internet di sejumlah daerah di wilayah Sumbagut akan meningkat,” ucapnya.